Kamis, 11 Februari 2010

Web Hosting dan Istilahnya


Dalam dunia Web Hosting ada beberapa istilah yang mungkin penting buat teman-teman blogger tau agar tidak bingung dan mengerti secara benar mengenai fitur yang ditawarkan. Hal ini penting, agar teman-teman nantinya tidak mudah ditipu atau terperdaya dengan janji-janji manis perusahaan web hosting.

1. Layanan Shared Web Hosting

Website dletakkan pada satu server bersamaan sejumlah situs lainnya. Jumlah website yang di sahre dalam satu hosting sangat bervariasi, mulai dari puluhan hingga ribuan. Umumnya semua domain diweb hosting menggunakan sumberdaya RAM dan CPU yang sama, sehingga performannya tidak optimal. Layanan jenis shared web hosting ini juga umumnya bisa dihostingkan dengan reseller.

2. Reseller Web Hoasting

Layanan yang memungkinkan reseller menjadi Web Hosting sendiri. Sebuah reseller bisa menentukan konfigurasi tertentu pada website tergantung provider yang digunakan oleh reseller tersebut. Akun yang memiliki reseller sangat bervariasi, bisa jadi mereka memiliki Virtual Dedicated Server hingga colocated server.

3. Virtual Dedicated Server

Istilah yang menyatakan pembagian sebuah sever menjadi beberapa server virtual. Tiap user merasa mereka memiliki sebuah server sendiri, padahal sejatinya server tersebut salah satu sever virtual dari sebuah server fisik. User bisa memiliki akses root ke server virtual mereka.

4. Dedicated Hosting Service

Mengenal Web Hosting

User memperoleh dan menguasai web server mereka sendiri secara penuh. Namun user tidak memiliki server tersebut secara fisik. Tipe lain Dedicated hosting adalah self-Managed atau unmanaged. Keduanya Merupakan pilihan paling murah untuk dedicated hosting server. User memiliki akses administrative secara penuh ke computer, atau dengan kata lain klien bertanggung jawab secara penuh mengenai factor keamanan dan perawatan server tersebut.

5. Managed Hosting Service

User mendapatkan web server mereka sendiri, namun user tidak memiliki akses penuh pada server. User diizinkan mengatur data melalui FTP atau tools lainya, namun user tidak memiliki kuasa penuh sehingga kualitas layanan sepenuhnya menjadi tanggungan provider. Menjadi user sebenarnya tidak memiliki server, server tersebut hanya disewa ke klien.

6. Colocation Web Hosting

Layanan yang mirip web hosting dedicated, namun user menguasai server colocationnya. Perusahaan menyediakan space yang akan disewakan secara fisik dan melakukan perawatan terhadap server tersebut. Tipe ini merupakan tipe hosting yang powerfull, namun juga paling mahal. Dalam banyak kejadian, provider tidak menyediakan apapun selain listrik dan akses internet, bahkan bisa jadi klien hars mengunjungi lokasi server secara fisik jika ingin mengupgrade atau menambah konfigurasi hardwarenya.

7. Clustered Hosting

Adanya sejumlah server yang menghosting conteks yang sama, agar manfaat sumber daya menjadi lebih baik.

ahmad140385.blog.plasa.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar