Rabu, 21 Juli 2010

Belajar Bisnis Internet Sendiri

Prinsipnya memang semua yang tumbuh suatu hari akan layu, itu sudah hukum alam, termasuk bisnis. Namun bisnis sedikit berbeda dengan tumbuhan atau manusia yang umurnya secara rata-rata bisa diketahui maksimalnya.

Nah, dalam memilih bisnis internet, terutama bagi anda yang sedang belajar bisnis internet, juga ada 2 pilihan, yaitu bisnis internet yang cepat layu atau bisnis internet yang awet. Bisnis internet tersebut fair, jelas, terbuka, dan lebih bagus lagi resmi (berijin), karena bagaimanapun juga kita berbisnis dan hidup di negara yang memiliki aturan seperti pajak dan sebagainya.

Tapi bukan berarti bisnis internet yang pemiliknya personal (individual) yang belum mempunyai SIUP adalah jelek, bisa jadi nanti mereka berkembang ke arah yang lebih resmi. Bahkan banyak bisnis perorangan yang justru lebih dahsyat dan lebih laris daripada bisnis yang dimiliki oleh perusahaan resmi.

Selanjutnya tentang produk atau jasa yang disediakan oleh pemilik bisnis internet tersebut. Semakin produknya atau jasanya dibutuhkan semakin banyak orang maka semakin berpotensi pula bisnis tersebut akan awet, karena bisnis internet memang hidup dari terjadinya transaksi pembelian dan penjualan. Tanpa produk yang diminati pasar maka bisnis internet yang dipoles dengan kata-kata ajaib sekalipun tak akan dapat berdiri tegar dalam waktu yang lama, tak akan awet.

Demikianlah topik singkat seputar belajar bisnis internet gratis kali ini. Memang, belajar bisnis bisa gratis, namun ketika kita benar-benar mempraktekkannya maka akan diperlukan tenaga, waktu, dan uang. Baik tenaga dan waktu ada nilainya yang kadang lebih mahal dari pada uang. Seperti halnya bisnis Google Adsense, itu gratis, namun jika Anda benar-benar ingin dapat banyak uang dari bisnis Anda maka Anda akan perlu bayak sekali waktu, tenaga, kreativitas dan juga uang sebagai modalnya.

Sumber : belajarbisnis.net

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar